Arti & Makna Lagu Haruka – YOASOBI
"Haruka" (ハルカ) bercerita tentang pertemuan dan perpisahan, tapi dari sudut pandang yang tidak biasa: sebuah benda. Bukan manusia yang jatuh cinta atau patah hati, melainkan sebuah benda sehari-hari yang diam-diam telah menyaksikan seluruh pertumbuhan seorang gadis. Benda ini, entah itu gelas, boneka, atau barang kesayangan, hadir di setiap momen penting hidupnya: dari masa kecil yang ceria, air mata remaja, hingga akhirnya berpisah saat gadis itu dewasa dan memulai kehidupannya sendiri. Perspektif inilah yang membuat "Haruka" begitu unik: lagu perpisahan yang dinyanyikan oleh sesuatu yang bahkan tidak bisa bicara, tapi justru paling setia.
Lirik dibuka dengan "Omoidasu no wa / Deatta hi no koto", benda ini mengenang pertama kali bertemu sang gadis. "Dare no moto ni mo kaerenai boku wo / Mitsukedashite kureta", aku yang tak punya tempat pulang, dan kaulah yang menemukanku. Menariknya, benda ini menganggap dirinya diselamatkan oleh si gadis, bukan sebaliknya. "Kimi no soba ni irareru koto / Sore dake de / Konna ni hora shiawase nanda yo", bisa berada di sisimu saja sudah membuatku sebahagia ini. Dan puncak emosinya: "Komiagete kuru / Omoi wa tada / Arigatou", seluruh perasaan yang meluap bermuara pada satu kata: terima kasih. Di bait terakhir, benda ini melihat dari kejauhan: "Kimi no soba ni wa mou / Takusan no ai ga afureteru", di sekitarmu sekarang sudah penuh cinta. "Dakara ima wa / Douka nakanaide", jadi untuk sekarang, tolong jangan menangis. Lagu ditutup dengan "Itsumademo / Shiawase de / Itsumademo / Aishiteru yo", selamanya berbahagialah, selamanya aku mencintaimu.
"Haruka" adalah hasil kolaborasi YOASOBI dengan penulis skenario Osamu Suzuki. Semuanya berawal dari penampilan YOASOBI sebagai bintang tamu di program radio TOKYO FM "JUMP UP MELODIES TOP20" yang dipandu Suzuki. Terkesan dengan duo ini, Suzuki kemudian menulis cerita pendek "Tsuki Ōji" (Moon Prince) khusus untuk proyek kolaborasi ini. Mengikuti formula "novel into music" khas YOASOBI, Ayase mengadaptasi cerita Suzuki menjadi lagu. MV-nya dianimasikan oleh Kanae Izumi, kreator yang juga dikenal lewat stiker LINE-nya yang populer, memberikan sentuhan visual hangat dan personal yang menyatu dengan nuansa lagu.
Kesan kami: "Haruka" punya kehangatan yang pelan-pelan meresap. Di dengar pertama, lagu ini terdengar seperti lagu cinta biasa. Begitu sadar bahwa naratornya adalah sebuah benda, sesuatu yang tidak bisa bicara, tidak bisa protes, hanya bisa menyaksikan, semuanya berubah. Ada kesedihan yang dalam di bait "Douka nakanaide", karena benda ini tahu ia tidak bisa lagi menghapus air mata gadis itu. Tapi tidak ada nada kecewa di sini. Hanya syukur. "Arigatou" yang diulang di sepanjang lagu lebih terasa seperti pelukan terakhir, dan itu membuat lagu ini sulit dilupakan.
"arigatou" Jepang
Ungkapan terima kasih dalam bahasa Jepang. Di lagu ini, kata "arigatou" muncul di dua momen emosional yang sama, setelah narator mengungkapkan betapa bahagianya bisa berada di sisi sang gadis, menjadi inti dari seluruh lagu: rasa syukur yang murni tanpa menuntut apa pun.
LYRICSFORMELirik & Terjemahan Haruka – YOASOBI
↕ Scroll di dalam kotak buat lirik lengkapnya
Fakta Menarik
Pertanyaan Seputar Haruka
Bagaimana cerita di balik penulisan lagu Haruka?
Lagu ini berawal dari penampilan YOASOBI sebagai bintang tamu di program radio TOKYO FM "JUMP UP MELODIES TOP20" yang dipandu penulis skenario Osamu Suzuki. Terkesan dengan duo ini, Suzuki menulis cerita pendek "Tsuki Ōji" (Moon Prince) khusus untuk mereka. Ayase kemudian mengadaptasi cerita itu menjadi lagu "Haruka", melanjutkan formula "novel into music" khas YOASOBI.
Kenapa lagu Haruka sering dikaitkan dengan momen kelulusan di Jepang?
Banyak fans Jepang di kolom komentar MV menghubungkan lagu ini dengan masa kelulusan. Liriknya tentang perpisahan dan rasa syukur, ditambah nuansa musim semi ("Yorokobi no haru wa / Tabidachi no kisetsu", musim semi penuh sukacita, musim keberangkatan) yang di Jepang identik dengan musim kelulusan dan awal baru, membuat lagu ini terasa pas sebagai soundtrack perpisahan sekolah. [FLAG: haru-11 secondary, wajib fact-check reviewer sebelum SHIP]
Apa kunci dan tempo lagu Haruka?
"Haruka" digubah dalam kunci C♯ mayor (C-sharp major) dengan durasi 4 menit 4 detik. Tempo yang cukup brisk untuk lagu bertema perpisahan, tapi justru memberikan nuansa uplifting, seperti berjalan maju sambil menoleh ke belakang dengan senyuman.
Apa arti lagu Haruka dari YOASOBI?
"Haruka" (ハルカ) bercerita tentang pertemuan dan perpisahan, tapi dari sudut pandang yang tidak biasa: sebuah benda. Bukan manusia yang jatuh cinta atau patah hati, melainkan sebuah benda sehari-hari yang diam-diam telah menyaksikan seluruh pertumbuhan seorang gadis.
Lagu Haruka pakai bahasa apa?
Lagu Haruka dinyanyikan dalam bahasa Jepang. Di halaman ini tersedia lirik asli beserta terjemahan Bahasa Indonesia baris per baris.
Siapa yang menulis lagu Haruka?
Lagu Haruka ditulis oleh Ayase.
Tentang Artist

YOASOBI adalah duo J-pop yang mengubah novel jadi lagu. Terkenal lewat Idol (Oshi no Ko OP), Yoru ni Kakeru, dan Kaibutsu.
Informasi Lagu
Nonton di YouTube, di sini aja